Volume Kendaraan Arus Balik Sumatera-Jawa Meningkat, Penyeberangan Tetap Terkendali

Volume Kendaraan Arus Balik Sumatera-Jawa Meningkat, Penyeberangan Tetap Terkendali

JAKARTA – Pergerakan penumpang dan kendaraan dari Pulau Sumatera menuju Jawa mulai menunjukkan kenaikan signifikan sejak hari pertama Lebaran 2026. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada 24 dan 25 Maret 2026. Meskipun volume kendaraan terus bertambah, kondisi di Pelabuhan Bakauheni dilaporkan tetap tertib dan terkendali.

Strategi Pengaturan Kendaraan

Untuk mengantisipasi penumpukan, ASDP bersama pemangku kepentingan terkait menerapkan skema pengalihan kendaraan berdasarkan golongan:

  • Pelabuhan Bakauheni: Khusus melayani pejalan kaki serta kendaraan roda dua dan kendaraan kecil hingga bus (Golongan I sampai VIA).

  • Pelabuhan BBJ Muara Pilu: Melayani kendaraan golongan IVB, VB, dan VIB yang dikecualikan dari pembatasan.

  • Buffer Zone & Rest Area: Digunakan sebagai tempat tunggu sementara bagi truk besar (Golongan VII-IX) yang masih terkena pembatasan operasional.

General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menyebutkan bahwa pola kedatangan pemudik sejauh ini cukup merata, sehingga proses bongkar muat kapal dapat dilakukan dengan cepat tanpa hambatan berarti.

Lonjakan Data Penumpang dan Kendaraan

Berdasarkan data Posko Bakauheni dalam 24 jam terakhir, terjadi tren pertumbuhan yang cukup tajam dibandingkan periode tahun sebelumnya:

  • Jumlah Penumpang: 51.751 orang (naik 30,5%).

  • Sepeda Motor: 5.248 unit (melonjak 59,4%).

  • Kendaraan Roda Empat: 7.407 unit (naik 27,9%).

  • Kendaraan Logistik: 1.202 unit (meroket hingga 189,6%).

Secara total, sejak H-10 hingga hari H Lebaran, sudah ada lebih dari 480 ribu orang yang menyeberang kembali ke Pulau Jawa.

Imbauan Tiket Ferizy

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, kembali mengingatkan para pemudik untuk tidak datang ke pelabuhan tanpa tiket.

"Saat ini tidak ada lagi penjualan tiket di lokasi pelabuhan. Pengguna jasa wajib melakukan pembelian mandiri melalui aplikasi Ferizy sebelum berangkat agar perjalanan lancar dan tidak terjebak antrean," tegas Windy.

Dukungan Pemerintah

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, meminta agar pengelolaan arus balik dilakukan secara responsif. Optimalisasi kapasitas pelabuhan dan penguatan zona penyangga (buffer zone) menjadi kunci agar stabilitas arus lalu lintas tetap terjaga hingga masa liburan berakhir.

Dengan sistem digitalisasi tiket dan koordinasi lapangan yang ketat, ASDP optimistis puncak arus balik tahun ini dapat terlewati dengan aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa.

Tentang Penulis

Tri satya

Tri satya

Experience on News Reporting over 5 year